Rabu, April 18, 2012

FanFiction (SHINee) : One Year Later (What Is Love?)


Title : One Year Later (What is Love?)
Author : LuvDubu
Lenght : One Shoot
Genre : Voice of Heart (Curhatan)
Cast(s) :
> Choi Sang Ah
> Lee JinKi
> Shin HyoBin
> Song JiKyung
> Kim JiHwa

> Lee DongJin



Let’s Read >>>



Annyeonghaseyo, modu... Jeo ireumeun Choi Sang Ah imnida... Yeol ahop sarimnida... Mannaseo bangapseumnida... ^^

Hampir satu tahun kenangan antara aku dan dia. Dia teman sekelasku. Namja itu bernama Lee JinKi. Aku mulai mengenalnya saat duduk di bangku kuliah tingkat 2. Awal pertama aku bertemu dengan namja itu sih biasa saja. Malah aku bahkan tidak menghiraukan keberadaannya. Bulan berganti bulan. Entah sejak kapan aku mulai memperhatikannya. Saat dia sedang tertidur waktu tidak ada dosen, waktu dia mengobrol dengan temannya atau kegiatan-kegiatan sepele yang menurutku biasa saja tapi entah kenapa punya daya tarik tersendiri.

Aku bisa merasa dekat saat aku dan JinKi bermain UNO (semacam permainan yang menggunakan kartu) bersama dengan teman-temanku yang lain. Kadang-kadang aku suka mencoba ‘berinteraksi’ dengannya. Mencoba dengan celetukan-celetukan, mengejeknya saat dia kalah, dan hal yang sejenisnya.

Ada beberapa temanku yang merasa kesal dengannya karena dia terlalu percaya diri dan suka meremehkan kalau dia akan selalu menang. Walaupun aku akui dia memang jarang kalah. Tapi sikapnya yang seperti itu malah membuatku semakin tertarik dengannya. Aku suka saat dia duduk disampingku saat bermain UNO. Kami pun saling bantu membantu dalam permainan itu. Walaupun terkadang aku yang suka menjebaknya. Tapi dia hanya senyum-senyum saja. Namja yang menyenangkan!

Entah mungkin aku yang merasa ke’geer’an. Aku merasa seperti itu karena kejadian-kejadian yang aku alami saat sama JinKi. Saat main UNO, tangannya JinKi sempat tersentuh oleh tangan JiKyung, naui chingu. Dia langsung bilang, “Geondeurijima! (Jgn menyentuhku)”. Tapi saat tanganku tersentuh tangannya JinKi, JinKi malah diam saja. Aneh nggak sih??! Terus, saat main UNO kebetulan aku duduk disamping DongJin. Aku juga kerja sama dengan DongJin. Lalu saat aku menoleh ke JinKi, aku merasa dia nggak suka kalau aku dekat-dekat dengan DongJin. Dia bahkan tidak bercanda seperti biasanya. Hal itu yang membuatku heran sama JinKi.

Semakin lama aku merasa ada hal yang aneh dengan diriku saat aku dekat dengan JinKi. Jantungku serasa berdetak lebih cepat dari biasanya saat aku duduk disebelahnya ataupun saat dia menghampiriku. Aku belum bisa menceritakan hal ini ke teman-teman sekelasku. Akhirnya, aku pun bercerita kepada sahabatku dari SMA, Shin HyoBin. Aku menceritakan apa yang aku rasakan tentang JinKi ke HyoBin. Aku bilang ke HyoBin sepertinya aku suka dengan namja itu tapi aku belum yakin.

Perasaan ini tambah nggak karuan saat aku bermimpi tentang JinKi selama empat kali.

Mimpi yang pertama. Aku duduk berdua dengannya di kelas dan JinKi bilang bahwa dia suka padaku.
Mimpi yang kedua. Mimpi ini agak sedikit aneh, JinKi tiba-tiba berdiri disampingku saat aku mau pergi.
Mimpi yang ketiga??? Mimpi yang ketiga yang membuat perasaanku semakin nggak karuan. Mimpinya itu aku lagi dikelas bersama teman-temanku yang lain. Kebetulan dia duduk dibelakangku. Aku duduknya menyerong karena sedang mengobrol dengan JiHwa. Sedang asyik mengobrol, JiHwa pun bilang mau ke toilet bareng sama JiKyung. Aku pun hanya diam, bingung ingin melakukan apa. Saat aku menoleh ke JinKi, tiba-tiba wajahnya JinKi semakin mendekat kearahku. Aku langsung menengok ke arah depan. Saat aku menoleh lagi, JinKi langsung mencium pipi kananku dengan cepat. Aigoo~... >.<
Mimpi yang keempat... Aku sedang istirahat setelah latihan teater di suatu tempat. Tiba-tiba dia muncul di sampingku begitu saja yang membuatku heran. Setelah mencoba beberapa kue, aku langsung pamit pergi sebentar kepada teman-temanku. Saat aku berjalan keluar, JinKi langsung mengikutiku dari belakang. Aku pun bertanya kenapa JinKi juga ikut keluar. Tanpa menjawab pertanyaanku, JinKi langsung menggenggam tanganku dan bilang kalau dia mau nganterin aku. Anehnya aku juga tidak melepaskan genggaman tangannya. Aku merasa nyaman saat dekat dengannya. Kyaaa~... ^////^ *blush

Setelah menceritakan hal itu, HyoBin bilang kalau aku lebih dari sekedar suka sama JinKi. Tapi aku masih merasa ragu sama perasaanku ini. HyoBin menyarankan kalau aku harus mengungkapkan perasaan ini sebelum terlambat. Aku jadi bingung sama perasaan ini!

Memandangnya merupakan kesenangan tersendiri untukku. Pernah saat lagi UTS, dia belum datang juga saat pengawas mulai membagikan lembar soal satu-persatu. Aku langsung merasa khawatir dengan beribu pertanyaan. Beberapa menit kemudian dia masuk kedalam kelas dan duduk di bangku paling depan. Melihatnya datang, aku merasa tenang. Serasa ada beban berat yang lepas dari kepala.

Tapi saat awal semester 4, tiba-tiba perasaanku langsung down. Saat aku mengirimkan pesan ke JinKi kalau aku sekelompok dengan JinKi untuk mata kuliah Sistem Operasi. Dia membalas pesan kalau dia cuti kuliah karena masalah ekonomi. Itu artinya dia tidak akan masuk kelas lagi dan aku nggak bisa melihat dia lagi! Dan itu adalah pertama kalinya aku mengirim pesan ke JinKi. Huft...

Sebentar lagi UTS Semester 4. Waktu begitu cepat berlalu. Aku mulai menyibukkan diriku dengan kegiatan teater agar aku tidak terlalu terus memikirkan JinKi. Walaupun aku masih sempat memikirkan namja yang telah mendapatkan seperempat bagian hatiku.

Itulah ceritaku tentang kenangan antara aku dan dia. Sampai sekarang aku pun masih bingung tentang perasaan yang aku rasakan ini. Apakah perasaan kagum? Atau... i ge sarang i ramyeon?? Moreugesseoyo... (n.n)

This real story! ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar